Masalahnya sudah ada di kantor Anda
Coba tanya tim Anda dengan jujur: siapa yang pernah menempelkan isi kontrak ke ChatGPT untuk diringkas? Siapa yang mengunggah SPT klien ke Claude untuk dicek? Siapa yang minta Copilot menerjemahkan akta?
Jawabannya hampir pasti lebih banyak dari yang Anda kira. Sebagian besar memakai akun pribadi, dibayar sendiri atau gratis, karena kantor belum menyediakan jalur resmi. Inilah yang sering disebut shadow AI: AI dipakai untuk pekerjaan kantor, tapi di luar pengetahuan dan kendali kantor.
Staf melakukannya bukan karena lalai. AI memang menghemat waktu. Masalahnya ada pada akibatnya:
- Salinan dokumen klien tersimpan di akun yang tidak dikelola kantor, dengan syarat penggunaan untuk konsumen.
- Tidak ada catatan dokumen apa yang dikirim, oleh siapa, dan kapan.
- Saat staf itu keluar, riwayat percakapannya ikut terbawa.
Kenapa ini urusan UU PDP, bukan sekadar urusan IT
Menurut UU PDP, kantor Anda umumnya bertindak sebagai pengendali data pribadi klien. Shadow AI langsung bersinggungan dengan beberapa kewajibannya:
- Pasal 31: pengendali wajib merekam seluruh kegiatan pemrosesan. Pemrosesan di akun pribadi staf tidak akan pernah masuk rekaman Anda.
- Pasal 37: pengendali wajib mengawasi setiap pihak yang terlibat dalam pemrosesan di bawah kendalinya, termasuk staf dan layanan yang mereka pakai.
- Pasal 34: penilaian dampak wajib untuk pemrosesan berisiko tinggi, termasuk yang memakai teknologi baru atau memproses data spesifik seperti data keuangan pribadi.
- Pasal 56: jika data diproses di luar Indonesia, ada syarat transfer lintas negara yang harus dipenuhi.
Belum lagi kewajiban kerahasiaan profesi Anda sendiri dan klausul kerahasiaan dalam perjanjian dengan klien.
Melarang AI sama sekali jarang berhasil. Staf akan tetap memakainya, hanya lebih diam-diam. Pendekatan yang lebih realistis: sediakan jalur resmi yang aman, lalu tutup jalur yang tidak aman.
Panduan ini informasi umum, bukan nasihat hukum.
Empat hal yang harus dicek sebelum AI menyentuh dokumen klien
1. Jenis akun: konsumen atau bisnis
Ini pembeda terbesar. Akun konsumen (gratis atau langganan pribadi) tunduk pada syarat untuk individu. Akun bisnis atau enterprise tunduk pada syarat komersial, biasanya dengan perjanjian pemrosesan data, dan penyedianya bertindak sebagai prosesor atas instruksi Anda.
2. Apakah data dipakai untuk melatih model
Pada akun konsumen, data sering dipakai untuk melatih model secara bawaan kecuali Anda mematikannya. Pada akun bisnis, umumnya tidak.
3. Berapa lama data disimpan
Percakapan dan file yang diunggah disimpan penyedia untuk jangka waktu tertentu, bahkan setelah Anda menghapusnya dari tampilan. Tanyakan angkanya.
4. Di mana data diproses
Banyak layanan AI global memproses data di luar Indonesia. Tanyakan lokasinya. Jika memang di luar negeri, Pasal 56 UU PDP berlaku: Anda wajib memastikan negara penerima punya pelindungan yang setara atau lebih tinggi, atau ada pelindungan yang memadai dan mengikat, atau ada persetujuan subjek data pribadi.
Kebijakan tiga penyedia besar per September 2026
Ringkasan di bawah diambil dari halaman resmi masing-masing penyedia saat panduan ini ditinjau. Kebijakan seperti ini sering berubah, jadi cek kembali sebelum memutuskan.
| Layanan | Akun konsumen | Akun bisnis atau enterprise |
|---|---|---|
| ChatGPT | Free, Plus, dan Pro: data dipakai untuk melatih model secara bawaan, bisa dimatikan | Business, Enterprise, Edu, dan API: tidak dipakai untuk melatih secara bawaan |
| Claude | Free, Pro, dan Max: pengguna memilih; jika mengizinkan, data disimpan hingga 5 tahun | Team, Enterprise, dan API: tidak dipakai untuk melatih secara bawaan; Anthropic sebagai prosesor untuk Team dan Enterprise |
| Microsoft Copilot | Akun Microsoft pribadi: dipakai untuk melatih secara bawaan, bisa dimatikan; disimpan 18 bulan | Akun kerja Entra ID: tidak dipakai untuk melatih model dasar; Microsoft sebagai prosesor |
Beberapa detail yang perlu diketahui:
- ChatGPT. Pelatihan pada akun pribadi dimatikan lewat Settings, Data Controls, lalu "Improve the model for everyone". Menurut OpenAI, meski sudah dimatikan, percakapan yang Anda beri umpan balik jempol ke atas atau ke bawah tetap bisa dipakai untuk pelatihan. Temporary Chat tidak dipakai untuk melatih model, tetapi bisa disimpan hingga 30 hari. Untuk akun bisnis, lihat halaman privasi enterprise OpenAI. OpenAI juga menawarkan pilihan lokasi penyimpanan data untuk paket tertentu di sejumlah negara. Cek apakah negara yang Anda butuhkan ada di daftar.
- Claude. Sejak perubahan syarat konsumen Agustus 2025, pengguna Free, Pro, dan Max memilih apakah datanya boleh dipakai untuk pelatihan. Jika tidak mengizinkan, masa simpan 30 hari tetap berlaku. Untuk produk komersial, Anthropic menyatakan tidak memakai input dan output untuk pelatihan secara bawaan, dan bertindak sebagai prosesor untuk akun Team dan Enterprise.
- Microsoft Copilot. Menurut FAQ privasi Microsoft, Microsoft tidak melatih Copilot dengan data pengguna yang masuk memakai akun organisasi Entra ID. Untuk akun kerja berlaku enterprise data protection di bawah perjanjian pemrosesan data Microsoft.
Intinya: akun bisnis menyelesaikan soal pelatihan model, tapi tidak otomatis menyelesaikan soal lokasi data, siapa boleh mengirim dokumen apa, dan catatan penggunaannya. AI tetap menerima apa pun yang ditempelkan atau diunggah staf.
Templat kebijakan AI kantor
Kebijakan yang baik cukup satu halaman. Sesuaikan contoh berikut dengan kantor Anda:
- Dokumen klien hanya boleh diproses dengan layanan AI yang disediakan kantor, yaitu [sebutkan layanan dan paketnya]. Akun pribadi tidak boleh dipakai untuk dokumen klien.
- Semua akun AI kantor memakai paket bisnis atau enterprise, atau pengaturan pelatihan modelnya sudah dimatikan dan diperiksa oleh [nama penanggung jawab].
- AI hanya boleh membaca folder yang sudah diizinkan untuk AI. Folder lain tertutup.
- NIK, NPWP, nomor paspor, dan nomor rekening harus tersamar sebelum dokumen dikirim ke AI.
- Data kesehatan, data anak, dan catatan kejahatan tidak dikirim ke AI tanpa persetujuan partner yang menangani.
- Hasil AI selalu diperiksa oleh profesional yang bertanggung jawab sebelum dikirim ke klien, pengadilan, atau kantor pajak.
- Setiap penggunaan AI atas dokumen klien tercatat, dan catatannya disimpan selama [jangka waktu].
- Salah kirim atau dugaan kebocoran dilaporkan ke [nama] pada hari yang sama.
- Kebijakan ini ditinjau setiap enam bulan.
Pertimbangkan juga untuk menyebutkan penggunaan AI dalam surat penugasan atau perjanjian dengan klien. Klien korporat makin sering menanyakannya.
Seperti apa pemakaian AI yang terkendali
Izin per folder, bukan sekadar per orang
Seorang associate mungkin boleh membuka semua perkara timnya, tapi itu tidak berarti AI yang ia pakai juga boleh. Sistem yang baik memungkinkan Anda memilih folder mana yang boleh dibaca AI, terpisah dari izin orangnya. Izin AI juga tidak boleh melampaui izin orang yang memberikannya.
Catatan akses yang bisa ditunjukkan
Saat klien atau auditor bertanya "dokumen kami pernah dibaca AI?", Anda perlu jawaban yang bisa ditunjukkan, bukan perkiraan. Catatan yang berguna memuat dokumen apa yang dicari atau dibaca, oleh koneksi mana, kapan, dan permintaan apa yang ditolak.
Samarkan nomor identitas sebelum dikirim
Hampir setiap akta, perjanjian sewa, dan dokumen pajak menyebut para pihak dengan NIK atau NPWP. Menahan semua dokumen seperti itu dari AI sama saja dengan tidak memakai AI. Jalan tengahnya: AI tetap membaca dokumennya, tapi nomor identitasnya tiba dalam bentuk tersamar, misalnya ••••••••••••0001.
Akun dikelola kantor
Kantor yang membayar, kantor pula yang mengelola. Saat staf keluar, aksesnya dicabut dari satu tempat, dan riwayatnya tetap milik kantor.
Di mana folders.id berperan
folders.id dibuat untuk cara kerja seperti di atas:
- Hubungkan AI yang dipakai tim Anda, lalu pilih folder mana yang boleh dibacanya. Izin untuk satu folder berlaku juga untuk subfoldernya, dan koneksi AI tidak bisa menjangkau lebih jauh dari orang yang memberinya izin.
- Setiap pencarian, dokumen yang dibaca, dan permintaan yang ditolak tercatat di catatan aktivitas.
- NIK, NPWP, nomor paspor, dan nomor rekening disamarkan sebelum sampai ke AI, aktif sejak awal. AI tetap bisa membaca aktanya, dan tim Anda tetap melihat nomornya seperti biasa.
- Jika Anda memakai AI bawaan folders.id, jawabannya hanya dari dokumen yang boleh Anda buka, lengkap dengan rujukan ke bagian sumbernya.
Satu hal tidak berubah: konten yang Anda izinkan tetap terkirim ke penyedia AI yang memintanya, dan sejak itu kebijakan penyedia itulah yang berlaku. Karena itu pilihan jenis akun di atas tetap penting.
Staf Anda sudah memakai AI. Tugas Anda sekarang: memastikan mereka memakainya lewat jalur yang bisa Anda lihat dan atur.